WASPADA! Membuka Mulut Terlalu Besar Menyebabkan Dislokasi Rahang

Sendi temporomandibular (TMJ) adalah bagian sendi rahang yang kompleks dan bekerja secara harmonis sehingga memungkinkan gerakan rahang bawah (mandibula) yang diperlukan untuk berbicara dan mengunyah.
Fungsi yang tidak tepat dari setiap komponen sistem dinamis ini dapat mengakibatkan banyak gangguan patofisiologis disebut sebagai gangguan sendi temporomandibular (TMD), salah satunya yang dapat terjadi adalah dislokasi TMJ.
Dislokasi TMJ terjadi ketika mandibula bergeser dari posisi normalnya, dapat terjadi akibat etiologi trauma atau atraumatik. Faktor yang menyebabkan dislokasi atraumatik yaitu kondisi yang mengakibatkan rahang terbuka terlalu besar seperti Tertawa, menguap, kejang, atau mengunyah berulang kali, serta penyebab anatomi yang mendasarinya seperti kelonggaran ligamen, anatomi abnormal, atau gangguan jaringan ikat.
Pencegahan Dislokasi Rahang
- Gunakan pelindung mulut, helm, atau peralatan keselamatan lainnya untuk melindungi wajah Anda selama berolahraga atau beraktivitas berat
- Jika Anda pernah mengalami dislokasi rahang di masa lalu, berhati-hatilah untuk tidak membuka mulut terlalu lebar
- Menjalani pemeriksaan dan perawatan medis secara teratur, terutama apabila memiliki kondisi medis tertentu yang dapat memicu terjadinya kejang
- segera cari pertolongan medis jika dislokasi rahang terjadi
RSGM Unpad, Melayani dengan Sepenuh Hati ✨
Sumber: Hillam J, Isom B. Mandible Dislocation. [Updated 2023 Jul 24]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK549809/